Meski kini tak akan ada lagi sapa-sapa di beranda kita.
Ku harap kau
disana tetap terjaga bahagia.
tak akan ada lagi duka-duka yang
menyelimuti tawa, atau pun luka-luka yang menyayat dijiwa.
Kini aku
memang bukan pemilik senyummu lagi.
Namun ku harap senyummu akan tetap
menghiasi bumi ini.
hingga langit tak lagi kelabu. Atau mendung dan
menghadir gerimis kehilangan.
Yah !
Aku disini hanya mampu
berdoa.
Dengan harap yang tak ternoda akan rasa kecewa.
Semoga Tuhan
tetap hadirkan pelangi indah. Tuk sekedar menemani hatimu yang gundah.
Jangan ingat kecewamu. Sebab kau berhak menggenggam bahagiamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar