Lalu, untuk apa semua perhatianmu?
Untuk apa semua rayuanmu?
Aku
tak tau. Aku yang bodoh, atau kamu yang begitu kejamnya meninggalkanku
di saat ku memang mulai sudah mencintaimu. Kamu yang selama ini
membuatku tersenyum, mengapa sekarang kau juga yg membuatku menangis?
Menjerit. Ya, bibir ini diam, namun hati ini menjerit. Seolah berontak
akan keadaan ini. Kamu pergi. Pergi meninggalkan luka, yang menggores
hati ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar